Setoran Bea Cukai Baru 48 Persen Dari Target Rp 189 Triliun

Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) telah mengumpulkan penerimaan dari bea dan cukai sebesar Rp 92,64 triliun sepanjang Januari-Agustus 2017. Terjadi penurunan setoran cukai dari etil alkohol dan minuman mengandung etil alkohol (MMEA), serta kontraksi pada pendapatan cukai lainnya sepanjang delapan bulan ini.

Dari data yang dihimpun oleh DJBC Kemenkeu, realisasi penerimaan bea cukai hingga akhir Agustus tahun ini yakni sebesar Rp 92,64 triliun, angka tersebut baru mencapai 48,98 persen dari target yang dipatok yakni sebesar Rp 189,14 triliun sampai dengan akhir tahun ini.

Dibandingkan dengan capaian bulan Januari-Agustus 2016 yang sebesar Rp 88,62 triliun, realisasi setoran bea cukai sebesar Rp 92,64 triliun itu tumbuh sebanyak 4,53 persen.

Secara rinci maka pendapatan bea cukai pada delapan bulan tahun ini, berasal dari bea masuk sebesar Rp 22 triliun atau naik 7,41 persen dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp 20,48 triliun. Target keseluruhan sebesar Rp 33,28 triliun di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) tahun 2017 ini.

Telah terkumpul Rp 2,26 triliun dari bea yang keluar ‎atau naik signifikan sebesar 20,76 persen dari realisasi sebelumnya yang hanya Rp 1,87 triliun. ‎Capaian tersebut mencapai 83,54 persen dari target yang dipatok Rp 2,7 triliun di tahun 2017 ini.

Sementara itu telah terkumpul sebesar ‎Rp 68,39 triliun untuk penerimaan dari cukai atau naik tipis 3,19 persen dari realisasi sebesar Rp 66,28 triliun di periode Januari-Agustus tahun lalu. Perolehan pada 8 bulan tahun ini baru 44,65 persen dari target yang ditentukan yakni sebesar Rp 153,17 triliun di APBN-P 2017.

Selanjutnya dari cukai hasil tembakau atau rokok, setoran yang terkumpul sebesar Rp 65,55 triliun atau naik dari sebelumnya Rp 63,11 triliun. Target keseluruhannya adalah sebesar Rp 147,49 triliun. Penerimaan cukai dari etil alkohol dan minuman mengandung etil alkohol masing-masing sebesar Rp 95,21 miliar, dan Rp 2,93 triliun.

Turun 14,42 persen dan 2,02 persen dari realisasi sebelumnya yang masing-masing Rp 111,25 miliar dan Rp 2,99 triliun. Sementara itu untuk target di APBN-P 2017 masing-masing diketok sebesar Rp 147,99 miliar dan Rp 5,53 triliun.

Sedangkan setoran dari cukai lainnya terkontraksi minus Rp 184,87 miliar hingga akhir Agustus tahun ini. Padahal di periode yang sama sebelumnya, penerimaan dari cukai lainnya positif sebesar Rp 60,94 persen.

Sumber : liputan6.com

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *